• Home
  • Article
  • News
  • Partnership
  • Community
  • Kolaborasi
  • Career
  • Login
21 Jul

Mengenal Antisosial dalam Menjalin Hubungan

by Yulia Wita

Halo, Socconians!

Belakangan ini sering kita mendengar atau melabeli seseorang dengan kata ansos, dengan kriteria seseorang itu tidak dapat bersosialisasi dengan baik bahkan sampai ketika ia menjalani suatu hubungan. Nah Socconians, kali ini Social Connect akan membahas mengenai fenomena antisosial dalam menjalin hubungan. Kira-kira seperti apa ya? Haruskah kita jaga jarak atau menemaninya? Simak dalam artikel ini ya, Socconians!

Antisosial atau Antisocial Personality Disorder (ASPD) merupakan suatu gangguan mental yang berdasar pada kepribadian seseorang. Antisosial sering juga dikaitkan dengan psikopat atau sosiopat karena memiliki ciri-ciri yang sama. Berdasarkan penelitian, pengidap Antisosial lebih banyak dialami oleh laki-laki dibandingkan perempuan. Laki-laki pengidap Antisosial berkisar 2-4%. Seseorang dengan Antisosial akan cenderung tidak memedulikan bahwa ia salah atau benar, bahkan mengabaikan hak dan perasaan orang lain. Ia akan bersikap manipulatif, agresif, dan dapat bertindak kriminal. Ia pun tidak dapat bertanggung jawab penuh atas keluarga, pekerjaan, ataupun pendidikannya.

Berdasarkan dari pengertiannya, Antisosial memiliki ciri-ciri yang dapat mengganggu hubungan kalian atau juga dapat membuat hubungan menjadi tidak sehat. Beberapa cirinya antara lain sebagai berikut.

  1. Mudah marah
  2. Bersikap arogan
  3. Manipulatif
  4. Cerdik untuk mendapatkan apa yang ia inginkan
  5. Senang berbohong
  6. Agresif, bahkan dapat sampai melakukan tindak kekerasan
  7. Tidak peduli dengan perasaan dan keselamatan orang lain maupun dirinya
  8. Tidak menunjukkan rasa bersalah atau penyesalan atas perilaku menyimpang yang ia lakukan

Socconians, kita pasti ingin mendapatkan hubungan interpersonal yang sehat karena dapat memengaruhi kesehatan mental kita dengan baik dan bukan sebaliknya. Ada beberapa hal yang dapat kita lakukan sebagai langkah perlindungan diri ketika telah menjalin hubungan dengan seorang Antisosial, berikut diantaranya:

1. Jangan mudah percaya Antisosial bahwa ia akan berubah demi kamu

Seperti yang sudah dijelaskan mengenai ciri-ciri seorang Antisosial, ia senang berbohong dan bersikap manipulatif. Jika kamu sudah mengetahui bahwa seseorang itu Antisosial, satu-satunya cara yang dapat kamu lakukan ialah membantu dan menemaninya untuk ikut terapi bersama psikiater agar ia dapat sembuh dan berubah. Kamu tidak akan bisa mengubah dirinya sendiri tanpa bantuan ahli.

2. Bentengi dirimu sendiri

Seorang Antisosial tidak mudah peduli dengan perasaan dan keselamatan orang lain, termasuk kamu yang sedang menjalin hubungan dengannya. Jika sudah berhubungan lama, mungkin juga kamu sudah terpengaruh dengan kebiasaannya dia yang senang memaksa, harus mengikuti semua keinginannya, bahkan sampai ia melakukan tindak kekerasan kepadamu. Jika hal ini terjadi, maka akan sangat sulit untuk kamu keluar dari hubungan ini karena ia sangat manipulatif.

3. Bentuk kekuatan untuk dirimu sendiri

Kekuataan ini dapat berbentuk self love atau mencintai diri sendiri dan self-compassion atau kesadaran yang utuh atas baik buruknya diri kita. Kita dapat sadar dan lebih peduli untuk memperlakukan diri dengan penuh kasih sayang untuk diri sendiri dan juga orang lain. Kamu dapat lakukan hal-hal baik dan yang kamu sukai. Hal ini dapat membantumu untuk menemukan dirimu kembali secara utuh.

4. Move on dan jaga jarak emosional

Jika memang sudah mengganggu kesehatan mentalmu, usahakanlah untuk keluar dari hubunganmu. Hapus dan blokir dia dari segala hal yang terkoneksi denganmu, misal nomor handphonemu, media sosial, dan alat komunikasi lainnya. Hal ini dilakukan agar kamu tidak terlibat apapun lagi dengannya. Jika ia kembali memohon dan meminta maaf, jangan mudah untuk kembali.

Nah Socconians, jangan lupa kalau kesehatan mental baik untuk dirimu sendiri. Jika kamu merasa telah menghadapi orang yang kurang tepat untuk diri dan mentalmu secara keseluruhan dalam menjalin sebuah hubungan, kamu dapat bicarakan hal tersebut dengan teman ataupun orang yang kamu percaya. Lalu, kamu dapat mencari cara terbaik untuk keluar dari hubungan yang tidak sehat.

Referensi

Penulis : Yulia Wita

Editor-in-Chief : Aniesa Rahmania Pramitha Devi

Editor Medis : Fadilla M Aulia, S.Psi

Editor Tata Bahasa : Dian Rotua Damanik dan Sulistia Ningsih

Sumber Tulisan :

  1. American Psychological Association. (2013). Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorder edition "DSM-5". Washington DC: American Psychiatric Publishing.
  2. Rose Kivi. (2019). “Antisocial Personality Disorder”. Diakses dari laman Healthline.com pada tanggal 12 September 2020.
  3. Sharie Stines. (2019). “Coping with Sociopath (Antisocial Personallity Disorder)”. Diakses dari laman PsychCentral pada tanggal 12 September 2020.
  4. Tim Penulis Mayo Clinic. (2019). “Antisocial Personality Disorder”. Diakses dari laman mayoclinic.org pada tanggal 13 September 2020.
  5. Tim Penulis WebMD. (2020). “Antisocial Personality Disorder”. Diakses dari laman WebMD pada tanggal 12 September 2020.

Artikel Lainnya!

14 Aug

4 Cara untuk Meningkatkan Self-Image Kita

by Michelle Adi Nugraha, S. Psi.

Self-image adalah bagaimana kita melihat diri kita sendiri secara baik atau buruk. Jika kita seringkali membanding-bandingkan diri kita dan membentuk sebuah pemikiran, “Kalau kita tidak sukses (seperti yang lain), kita tidak berharga”. Alhasil, self-image kita akan merosot. Berikut empat cara untuk meningkatkan self-image kita!

Read More
12 Aug

Meningkatkan Kualitas Hubungan: Know Yourself Better

by Michelle Adi Nugraha, S. Psi.

Apakah Socconians sudah mengenali diri kalian lebih baik? Dengan mengenali diri kita sendiri, kita bisa meningkatkan kualitas hubungan kita dengan diri kita sendiri, lho! Selayaknya ketika kita ingin berkenalan dengan orang lain, mengenali diri kita sendiri menggunakan pendekatan yang serupa.

Read More
10 Aug

Mengetahui Lebih Banyak Tentang Toxic Relationship

by Rizka Siti Nur Rachmawati, S.Psi

Socconians pernah dengar apa itu toxic relationship? Saat ini tidak jarang ditemui bahwa apa yang kita anggap tidak sehat belum tentu orang lain juga akan sependapat. Ada beberapa hal dasar yang perlu sama-sama Socconians ketahui tentang tanda-tanda hubungan toxic relationship. Yuk, simak selengkapnya di artikel berikut ini!

Read More

Get to know us at please send email to halo@socialconnect.id

© Social Connect 2019-2026 All rights reserved.