Bandung, 1 Mei 2021— Masih banyak stigma dan miskonsepsi terhadap penyintas HIV/AIDS di Indonesia. Akibatnya, terjadi diskriminasi oleh masyarakat awam terhadap mereka yang tengah berjuang menghadapi HIV/AIDS. Hal ini dapat membuat kesehatan mental terganggu dan mengakibatkan kesehatan psikis dan fisik juga menurun.
Kepedulian Social Connect terhadap isu ini dituangkan dalam Seminar Nasional World AIDS Day 2020. Untuk menyambut World AIDS Day 2020, Social Connect menghadirkan seminar yang mengajak masyarakat untuk memahami, merawat mental dan mendukung mental orang yang mengidap HIV/AIDS.
Acara bertajuk ‘Seminar Nasional: World AIDS Day 2020: Hidup dalam Stigma dan Diskriminasi’ dipersembahkan oleh Social Connect pada 4-5 Desember 2020. Acara ini diisi oleh Falah Farras S selaku Co-Founder Social Connect dan Psikolog Klinis Social Connect, serta Andri F Bobby selaku Technical Mentor Saya Berani. Acara yang berlangsung menarik ini dihadiri oleh 17 community partner dan 25 mediapartner yang aktif meluruskan stigma mengenai HIV/AIDS di masyarakat. Dengan jumlah peserta sebanyak 70 peserta seminar, acara diskusi ini berhasil memberikan edukasi dan inspirasi bagi peserta yang terlibat.
Harapannya, acara ini dapat menjadi wadah edukasi dan informasi untuk meluruskan stigma dan miskonsepsi dalam masyarakat terhadap penyintas HIV/AIDS. Sebagai teman, keluarga maupun masyarakat umum, kita memiliki tanggungjawab bersama untuk memberikan dukungan terhadap penyintas HIV/AIDS agar tidak mengalami diskriminasi oleh masyarakat.
Tentang Social Connect
Social Connect adalah salah satu komunitas kesehatan mental terbesar di Indonesia yang hadir untuk membangun akses terhadap informasi dan pengetahuan kesehatan mental kepada siapa pun! Mimpi kami sangat sederhana, yakni menciptakan Indonesia yang inklusif, di mana orang-orang bisa bercerita dan berdiskusi tentang kesehatan mental tanpa takut akan stigma dan diskriminasi.
Ditulis oleh Dina Fadillah Salma sebagai Media Relations Analyst di Social Connect. Penulis berada di bawah supervisi tim Media & PR Special Project. Tulisan ini sudah di-review secara bahasa dan kesesuaian dengan konteks informasi oleh Jevica Ozora sebagai Special Project Lead di Social Connect. Apabila terdapat kesalahan pengejaan nama, tempat, dan lainnya silahkan hubungi kami untuk direvisi.