Jakarta, 29 Juli 2021 — Seseorang dapat dikatakan sehat apabila ia merasa sejahtera dan baik secara fisik maupun secara emosional. Meskipun begitu, masih banyak dari kita yang bergelut dengan luka-luka masa lalu, di mana luka tersebut memengaruhi cara kita bersikap pada masa yang akan datang. Luka atau trauma yang dialami seseorang dapat muncul dari berbagai jenis faktor, baik itu dari lingkungan sekitar, keluarga, teman, maupun kerabat. Oleh karena itu, BEM Fakultas Psikologi Universitas Bhayangkara bersama dengan Social Connect melaksanakan webinar "Secondary Trauma" pada tanggal 19 Juli 2021 lalu untuk mengupas hal itu.
Farra Anisa Rahmania selaku Medical Expert Social Connect untuk menjadi pembicara, webinar ini menuntas beberapa poin penting. Beberapa subtopik yang dibawa dalam webinar ini berangkat dari pertanyaan-pertanyaan seperti, "Apa itu kesehatan mental dalam ranah secondary trauma?", "Apa saja gejala dan dampak secondary trauma terhadap kehidupan seseorang?", hingga "Bagaimana cara mengatasi secondary trauma?"
Webinar dengan tema "Dia yang Terluka Jiwaku Ikut Cedera" ini diikuti oleh 238 peserta dan berlangsung dengan kondusif. Acara ini diharapkan dapat menambah wawasan para penonton mengenai pemahaman secondary trauma dan pentingnya menjaga kesehatan mental, terutama pada masa pandemi ini.
Penulis
Ditulis oleh Jevica Ozora sebagai Special Project Lead di Social Connect. Penulis berada di bawah supervisi tim Media & PR Special Project. Tulisan ini sudah di-review secara bahasa dan kesesuaian dengan konteks informasi oleh Rafi Damalis R. sebagai Editor Tata Bahasa di Social Connect. Apabila terdapat kesalahan pengejaan nama, tempat, dan lainnya silakan hubungi kami untuk direvisi.
Tentang Social Connect
Social Connect adalah salah satu komunitas kesehatan mental terbesar di Indonesia yang hadir untuk membangun akses terhadap informasi dan pengetahuan kesehatan mental kepada siapa pun! Mimpi kami sangat sederhana, yakni: menciptakan Indonesia yang inklusif, di mana orang-orang bisa bercerita dan berdiskusi tentang kesehatan mental tanpa takut akan stigma dan diskriminasi.
Berita ini adalah kegiatan Social Connect bersama BEM Fakultas Psikologi Universitas Bhayangkara pada tanggal 19 Juli 2021. Kegiatan ini diselenggarakan via daring yaitu webinar. Social Connect membuka kerja sama kolaborasi dengan seluruh instansi, lembaga, dan komunitas. Silakan kirimkan email proposal acara kamu ke halo@socialconnect.id untuk diskusi lebih lanjut tim kami akan menghubungi kamu dalam 3-4 hari kerja.