Bandung, 11 Juli 2021— Kamu mungkin bertanya-tanya tentang passion-mu dan cara mewujudkannya. Sebagian orang telah menemukan apa yang mereka anggap sebagai passion, sementara sebagian besar lainnya masih mencari. Tak hanya itu, ada orang-orang yang meragukan passion-nya karena tak dapat menghasilkan uang untuk memenuhi kebutuhan hidup, ada juga yang passion-nya mungkin ditentang oleh keluarga. Terdapat berbagai masalah mengenai passion. Mungkin, kamu salah satu dari beberapa orang yang mengalami kesulitan menemukan passion. Oleh karenanya, Social Connect dan Mentalwellnessmovieclub memiliki concerns yang besar terhadap permasalahan passion yang dialami generasi milenial dan Gen Z.
Passion merupakan perasaan yang sangat kuat terhadap suatu aktivitas atau kegiatan. Biasanya, passion menjadi akar seseorang untuk melakukan sesuatu. Passion adalah hasrat terhadap suatu aktivitas, sehingga kamu senang melakukannya. Dengan adanya hasrat itu, kamu tak takut untuk gagal karena terus ingin mencobanya. Passion membuatmu bangkit terhadap kegagalan dan ingin mewujudkannya. Sayangnya, tak semua orang memiliki passion yang sejalan dengan realita. Misalnya, kamu punya passion yang besar di dunia seni, tetapi pekerjaan yang kamu tekuni tidak berasal dari bidang tersebut. Akibatnya, muncul gejolak dan dilema antara passion atau penghasilan untuk memenuhi kebutuhanmu.
Dalam Instagram live bersama Mentalwellnessmovieclub, Social Connect membahas lebih jauh mengenai passion serta penggambarannya dalam film "The Devil Wears Prada". Melalui acara yang diselenggarakan pada 19 Juni 2021 ini, Farra Anisa Rahma selaku pembicara telah memberikan kiat-kiat mewujudkan passion serta mengajak teman-teman untuk menemukan passion-nya. Harapannya, acara ini dapat menjadi media bagi teman-teman Social Connect untuk menemukan passion-nya masing-masing serta berani mewujudkan hasrat tersebut.
Penulis
Ditulis oleh Dina Fadillah Salma sebagai Media Relations Analyst di Social Connect. Penulis berada di bawah supervisi tim Media & PR Special Project. Tulisan ini sudah di-review secara bahasa dan kesesuaian dengan konteks informasi oleh Sevilla Nouval Evanda sebagai Editor Tata Bahasa di Social Connect. Apabila terdapat kesalahan pengejaan nama, tempat, dan lainnya silakan hubungi kami untuk direvisi.
Tentang Social Connect
Social Connect adalah salah satu komunitas kesehatan mental terbesar di Indonesia yang hadir untuk membangun akses terhadap informasi dan pengetahuan kesehatan mental kepada siapa pun! Mimpi kami sangat sederhana, yakni: menciptakan Indonesia yang inklusif, di mana orang-orang bisa bercerita dan berdiskusi tentang kesehatan mental tanpa takut akan stigma dan diskriminasi.
Berita ini adalah kegiatan Social Connect pada tanggal 11 Juli 2021 bersama Mentalwellnessmovieclub. Kegiatan ini diselenggarakan via Live Instagram. Social Connect membuka kerja sama kolaborasi dengan seluruh instansi, lembaga, dan komunitas. Silakan kirimkan email proposal acara kamu ke halo@socialconnect.id untuk diskusi lebih lanjut tim kami akan menghubungi kamu dalam 3-4 hari kerja.